Home » » Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Written By yatamu nashihuddin on Tuesday, May 28, 2013 | 7:24 PM



PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO (MPBP)
DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS X
DI MA “YATAMU” PASAWAHAN



PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)
Diajukan Kepada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Untuk Memenuhi Tugas Workshop
SSP Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Program Pendidikan Profesi Guru (PPG)
Dalam Jabatan

Di Susun Oleh:
NASHIHUDDIN, M.AG
  

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
2013




BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan suatu proses panjang dalam rangka mengantarkan manusia untuk menjadi seorang yang kaya aspek spiritual dan intelektual, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya di segala aspek dan menjalani kehidupan yang bercita-cita dan bertujuan pasti. Hal ini menjadi suatu ukuran pokok dalam setiap proses pendidikan yang dijalani seseorang.
Pada abad ke-20 ini, pendidikan yang berlangsung terasa semakin modern, sehingga sangat berbeda dengan proses pendidikan yang pernah terjadi sebelumnya, yaitu suatu masa lampau yang teramat panjang. Realita ini tentu tidak bisa dilepaskan dari keterkaitan manusia dengan perubahan-perubahan atas dasar pengalaman-pengalaman baru yang dilaluinya, sehingga menjadi warna baru proses berkembangnya intelektual manusia itu sendiri.
Semakin maju olah pikir masyarakat, maka akan semakin dibutuhkannya pendidikan yang dapat memenuhi kebutuhan dan cita-citanya. Pendidikan merupakan hasil peradaban suatu bangsa yang secara terus menerus dikembangkan berdasarkan cita-cita dan tujuan filsafat dan pandangan hidupnya, sehingga menjadi suatu kenyataan yang melembaga dalam masyarakat. Proses pelaksanaan pendidikan itu dilakukan secara kontinu dan terus menerus dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, dengan penuh kesadaran.
Pendidikan pada hakekatnya merupakan “suatu kegiatan yang secara sadar dan disenghaja, serta penuh tanggung jawab yang dilakukan oleh orang dewasa kepada anak sehingga timbul interaksi diantara keduanya agar anak tersebut mencapai kedewasaan yang di cita-citakan dan terus menerus”.[1]


[1] Ahmadi A. dan Uhbiyati N. ,Ilmu Pendidikan. Jakarta. PT. Rineka Cipta. 1991. Hal.70
 





Dalam perspektif Islam, Zakiyah Daradjat sebagaimana yang dikutif oleh Abdul Majid mengatakan bahwa pendidikan Agama Islam adalah “suatu usaha untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaran Islam secara menyeluruh. Lalu menghayati tujuan yang ada akhirnya dapat mengamalkan serta menjadikan Islam sebagai pandangan hidup. Dengan kata lain, pendidikan Islam merupakan pendidikan holistik (menyeluruh) yang menyangkut segala aspek potensi siswa.[1]

Pendidikan Agama Islam merupakan suatu bimbingan yang diberikan seseorang kepada seseorang agar berkembang secara maksimal sesuai dengan ajaran Islam. Berkembang secara maksimal dapat juga dikatakan bahwa seluruh potensi kemanusian siswa dapat sentuhan yang seimbang, untuk kemudian setelah dewasa, para siswa dapat mengetahui dan memahami dimana letak potensi terbesar dalam dirinya, jadi dia bisa menentukan arah hidup yang harus ditempuh.[2]
Dari berbagai pandangan mengenai pendidikan yang telah dikemukakan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa pendidikan merupakan upaya membawa peserta didik dari satu keadaan ke keadaan lain yang lebih baik. Oleh karena itu, upaya yang hendak diutamakan dalam pendidikan adalah keseluruhan upaya kehidupan manusia yang menjadi lebih baik dari kondisi yang dihadapi saat sekarang.
Pendidikan merupakan usaha sadar yang bertujuan mengembangkan kualitas hidup manusia, maka dalam pelaksanaannya berada dalam suatu proses yang berkesinambungan dalam setiap jenis dan jenjang pendidikan. Pendidikan sebagai suatu sistem, maka setiap subsistem yang ada dalam sistem pendidikan tersusun sistematis dan tidak dapat dipisahkan dari rangkaian unsur-unsur atau komponen-komponen yang berhubungan secara dinamis dalam satu kesatuan.


Adapun komponen-komponen pendidikan adalah sebagai berikut:
1.      Subjek yang dibimbing (peserta didik)
2.      Orang yang membimbing (pendidik)
3.      Interaksi antar peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif)
4.      Kearah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan)
5.      Pengaruh yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan)
6.      Cara yang digunakan dalam bimbingan berlangsung (alat dan metode)
7.      Tempat dimana peristiwa bimbingan berlangsung (lingkungan pendidikan)
Dari poin ke enam yaitu cara yang digunakan dalam bimbingan yang meliputi alat dan metode pengajaran telah banyak dibahas dan dikaji dalam dunia pendidikan khususnya dibidang pengajaran. Banyak metode alternatif yang dapat digunakan guru dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar. Hanya permasalahannya bagaimana memilih dan menggunakan alat dan metode yang tepat sehingga dapat menampilkan  proses kegiatan belajar anak didik yang optimal (banyak menampilkan segi-segi keterampilan proses).
Fikih  semestinya menjadi mata pelajaran yang menarik bagi siswanya, karena kemenarikan itu pada akhirnya akan membawa siswa dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.  Akan tetapi pada kenyataannya, banyak siswa yang kurang termotivasi dan kurang menarik pada pelajaran tersebut (mengantuk di kelas, mengobrol dengan teman ketika proses belajar mengajar berlangsung, tidak mengerjakan tugas dan sebagainya). Hal tersebut cukup disayangkan karena cara penyampaian materi oleh guru di kelas mungkin kurang menarik dan monoton, atau bisa jadi metode pembelajaran yang digunakan tidak sesuai atau kurang tepat dengan materi yang dipelajari, padahal dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan, implikasi penerapanlah yang menjadi saran utama, yakni bagaimana menjadikan peserta didik mampu mendemonstrasikan lifeskill.
Bentuk pengajaran baru yang tentunya tanpa mengesampingkan penggunaan metode ceramah dan resitasi, mencoba untuk menggunakan metode yang lebih variatif sehingga memberikan peluang bagi siswa  untuk lebih berperan aktif  dalam kegiatan-kegiatan belajar yang bertujuan dan lebih bermakna. Guru hendaknya memberikan bimbingan, fasilitas lingkungan belajar yang kondusif, memupuk kerjasama dalam kelompok kerja, melatih menerapkan hasil belajar, memberikan tantangan dan memotivasi belajar mereka.
Berdasarkan data hasil studi pendahuluan, beberapa guru mata pelajaran umum yang mengajar di MA “Tarbiyatul Muta’allimin” Pasawahan Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon, mereka telah berupaya meningkatkan motivasi belajar siswanya dengan melakukan berbagai inovasi model pembelajaran, salah satunya menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Portofolio (MPBP), respon para siswa terhadap penggunaan model tersebut cukup tinggi. Mereka menerima baik model pembelajaran yang digunakan oleh gurunya yang ditandai dengan antusiasnya siswa dalam mempersiapkan showcase (portofolio seksi penayangan). Secara teoritis, apabila respon siswa terhadap model pembelajaran berbasis portofolio tinggi, maka motivasi belajar mereka tinggi pula.
Oleh karena itu yang harus dipahami oleh setiap guru adalah bagaimana memahami metode sebagai salah satu komponen keberhasilan proses KBM yang sama pentingnya dengan komponen-komponen lain dalam kesatuan komponen pendidikan. Metode merupakan salah satu cara dalam menyampaikan materi dan juga komponen yang paling penting dalam setiap proses belajar mengajar sehingga siswa menjadi tertarik dan senang dengan materi yang disampaikan oleh guru.
Model Pembelajaran Berbasis Portofolio (MPBP) merupakan salah satu inovasi metode pembelajaran yang dirancang oleh guru untuk membantu peserta didiknya dapat memahami teori dan konsep secara mendalam melalui pengalaman belajar praktik-empirik. Model pembelajaran ini dapat menjadi program pendidikan yang mendorong kompetensi, tanggung jawab, dan partisipasi peserta didik, belajar menilai dan mempengaruhi kebijakan umum, memberanikan diri untuk berperan serta dalam kegiatan antar siswa, antar sekolah, dan antar masyarakat sehingga proses pembelajaran terpusat pada siswa.
Motivasi di dalam kelas memberikan pengaruh, baik kepada proses belajar, maupun kepada tingkah laku para siswa. Para siswa yang di motivasi untuk belajar, yaitu dibangkitkan minatnya ke dalam apa yang mereka harus kerjakan, maka ia akan belajar dengan lebih baik sehingga bisa berpengaruh juga kepada prestasi hasil belajarnya.
Dalam interaksi pembelajaran, untuk mempertahankan motivasi belajar siswa tidak menurun harus ada variasi dan sejalan dalam proses dan cara belajar. Belajar selama satu semester di dalam kelas tanpa ada selingan misalnya melakukan kerja lapangan, studi tour, observasi dan sebagainya tentu akan membosankan. Apabila siswa sudah merasa bosan dalam belajar, karena tidak ada variasi dan selingan, maka motivasi belajar siswa akan menurun. Maka dari itu, dengan mengimplementasikan model pembelajaran fikih berbasis portofolio diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran mata pelajaran Fikih.
Fenomena tersebut menarik untuk dijadikan topik penelitian, sebab secara teoritis adanya respon positif akan menghasilkan motivasi yang tinggi, tetapi pada kenyataannya walaupun respon mereka terhadap penggunaan Model Pembelajaran Berbasis Portofolio positif, tetapi belum mampu meningkatkan motivasi belajar seluruh siswa, maka penulis ingin mengetahui bagaimana penggunaan Model Pembelajaran Berbasis Portofolio (MPBP) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Fikih.
Bertolak dari latar belakang diatas, penulis tertarik untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan judul: Penggunaan Model Pembelajaran berbasis portofolio (MPBP) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata Pelajaran Fikih (Penelitian di kelas X pada MA “Tarbiyatul Muta’allimin” Pasawahan Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon).



A.    Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat di identifikasikan permasalahannya sebagai berikut:
Siswa kelas X MA “YATAMU” Pasawahan Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon dalam kegiatan pembelajaran masih rendah terutama dalam meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran fikih, hal ini disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor guru dan faktor siswa. Dari faktor guru, yaitu (1) penjelasan materi yang disampaikan guru sulit dipahami oleh siswa, (2) teknik mengajar yang digunakan dalam pembelajaran kurang menarik dan membosankan. Faktor dari siswa, yaitu (1) kurangnya minat siswa untuk mengikuti pembelajaran yang berdampak pada menurunnya motivsi belajar mereka, (2) kurangnya pemahaman siswa tentang materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru.
Untuk mengatasi masalah pada guru, sebaiknya metode atau teknik pembelajaran yang selama ini digunakan diubah. Guru dituntut mampu menerapkan  dan menggunakan beberapa metode yang berpariasi. Sedangkan untuk mengatasi masalah faktor siswa yang kurang termotivasi mengikuti proses belajar mengajar, guru sebaiknya memberikan arahan dan pengertian kepada siswa bahwa pentingnya motivasi belajar siswa dapat berpengaruh kepada prestasi belajar mereka.

B.       Pembatasan Fokus Penelitian
Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah diatas dapat dibatasi permasalahannya yaitu: Penerapan penggunaan Model Pembelajaran Berbasis Portofolio (MPBP) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Fikih di kelas X MA “YATAMU” Pasawahan Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon.

C.      Perumusan Masalah
Dari identifikasi dan batasan masalah yang telah dikemukakan diatas, maka masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Bagaimana penerapan Model Pembelajaran Berbasis Portofolio (MPBP) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Fikih di kelas X MA “YATAMU” Pasawahan Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon ?

D.      Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.    Tujuan Penelitian
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: Penerapan Model Pembelaran Berbasis Portofolio (MPBP) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X MA “YATAMU” Pasawahan Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon.
2.      Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini antara lain:
a.       Manfaat teoritis
Secara teoritis hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi:
1)  Pengembangan ilmu pengetahuan dibidang pendidikan terutama dalam mengembangkan konsep teori tentang penerapan model pembelajaran berbasis portofolio bagi siswa dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran fikih.
2)      Penelitian yang lebih mendalami lingkup yang lebih luas tentang pembelajaran berbasis portofolio dalam kaitannya dengan siswa meningkatkan motivasi belajar mereka pada mata pelajaran fikih.
3)      Dapat mengembangkan teori/ konsep pembelajaran berbasis portofolio  yang sesuai diberikan kepada siswa dalam meningkatkan motivasi belajar mereka pada mata pelajaran fikih.
b.      Manfaat praktis
Manfaat praktis dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1)      Diharapkan informasi yang diperoleh dari hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan guna meningkatkan upaya-upaya pembinaan terhadap siswa dalam meningkatkan moivasi belajar siswa.
2)      Diharapkan agar informasi yang diperoleh dari hasil penelitian dapat berguna bagi siswa, sekolah, guru mata pelajaran, dan orang tua siswa dalam upaya membina pelaksanaan bimbingan belajar bagi siswa dalam pembelajaran fikih agar dapat mencapai tingat prestasi yang maksimal dalam mengikuti pembelajaran dikelas.
3)      Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan informasi untuk melakukan penelitian selanjutnya pada aspek lainnya.


[1] Majid A. dan Dian Andayani. Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi. Bandung. PT. Remaja Rosda Karya. 2004. Hal.130
[2] Tafsir A. Methodologi Pengajaran Agama Islam. Bandung. PT. Remaja Rosda Karya. 1999. Hal.130
 



BAB 2 DAN BAB 3 TIDAK DITAMPILKAN

ANDA BERMINAT PROPOSAL PTK SAYA DAN PROPOSAL PTK LAINNYA....!!!!!!!!!!
Segera kirim email ke : nashihuddin.yatamu@gmail.com

PTK akan segera saya kirim ke email anda setelah anda mentransfer sebesar RP. 1.000.000
ke Rekening : Bank BNI KCP Cirebon no. Rekening : 0235386407 
atas nama: Nashihuddin, M.AG




Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Mardani | bang dany
Copyright © 2011. MA "TARBIYATUL MUTA'ALLIMIN" Pasawahan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger