Saturday, January 26, 2013

Indonesia Pada Era Reformasi


BAB 6. INDONESIA PADA ERA REPORMASI

Tugas : buatlah slide Presentasi (Power point) dan setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya
Kelompok 1
Krisis multidimensi
a.  Krisis moneter. Dimulai dengan menurunnya nilai tukar rupiah. Hal ini memicu penurunan produktivitas ekonomi
b.   Krisis ekonomi. Krisis ini merupakan efek domino dari krisis ekonomi Asia yang melanda negara negara Thailand, Filifina, dan Malaysia.
c.      Krisis sosial. Munculnya berbagai kerusuhan
d.  Krisis politik. MPR dan DPR hanya menindaklanjuti aspirasi beberapa kelompok masyarakat.
e. Krisis hukum. Kekuasaan kehakiman yang seharusnya merdeka namun kenyataannya berada dibawah kekuasaan eksekutif.
Reformasi
Suatu perubahan tatanan perikehidupan lama dengan tatanan perikehidupan yang baru dan secara hukum menuju kearah kebaikan
Agenda repormasi
1.       Adili suharto dan kroni-kroninya
2.       Amandemen UUD 1945
3.       Penghapusan Dwifungsi ABRI
4.       Otonomi daerah yang seluas-luasnya
5.       Supremasi hukum
6.       Pemerintah yang bersih dari KKN (Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme
Tragedi trisakti
Aksi mahasiswa pada tanggal 12 Mei 1998 yang menyebabkan 4 mahasiswa tewas yaitu Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hendriawan Lesmana dan Hafidzin Royan.
21 Mei 1998
Presiden Soeharto mengundurkan diri sebagai presiden dan Habibie menggantikan Soeharto
Kabinet Reformasi pembangunan
Kabinet yang dibentuk oleh Presiden Habibie yang terdiri dari 16 menteri dari unsur ABRI, Golkar, PPP DAN PDI


BAB 7. PERKEMBANGAN POLITIK  INDONESIA PADA MASA REFORMASI
Kelompok 2
Usaha yang dilakukan Pemerintahan Habibie untuk memperbaiki ekonomi
a.       Merekapitulasi perbankan
b.      Merekontruksi perekonomian Indonesia
c.       Melikuidasi Bank yang bermasalah
d.      Menaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat di bawah Rp 10.000
e.      Mengimplementasikan reformasi ekonomi yang di isyaratkan oleh IMF
Perubahan masa reformasi dari orde baru
a.       Kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum
b.      Masalah dwifungsi ABRI
c.       Repormasi di bidang hukum
Sidang Istimewa MPR
1.       Tahun 1967. SI ini digelar untuk memberhentikan Presiden Soekarno dan mengangkat Soeharto menjadi presiden RI ke-2
2.       10-13 Nopember 1998.  S1 ini menghasilkan 12 ketetapan MPR
12 TapMPR
  1. Tap MPR no X/MPR/1998 tentang repormasi pembangunan
  2. Tap MPR No. XI/MPR/1998 yang berisi tentang negara yang bersih dan bebas KKN
  3. Tap MPR No. XIII/MPR/1998 yang berisi tentang pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia
  4. Tap MPR No. XV/MPR/1998 yang berisi tentang penyelenggaraan OTDA,PPPSDN yang
berkeadilan serta perimbangan keuangan pusat dan daerang dalam kerangka NKRI
  1. Tap MPR No. XVI/MPR/1998 yang berisi tentang polotik ekonomi dalam rangka  demokrasi ekonomi
  2. Tap MPR No. XVII/MPR/1998 yang berisi tentang tentang HAM
7 Juni 1999
Pemilu masa Reformasi yang diikuti oleh 48 parpol
Sidang Umum MPR 1999
Diselenggarakan dari tanggal 1 -12 Oktober 1999 yang mengukuhkan Amin Rais sebagai Ketua MPR dan Akbar Tanjung sebagai Ketua DPR
Sidang Paripurna MPR XII
Pidato pertanggungjawaban Presiden Habibie ditolak oleh MPR melalui mekanisme Voting yang akibatnya Habibie tidak bisa mencalonkan diri untuk menjadi presiden RI. Akibatnya muncul 2 calon yaitu: Abdurahman Wahid dan  Megawati Sukarno Putri
21 Oktober 1999
Dilaksanakan pemilihan wakil residen antara Megawati soekarno putri dengan Hamzah Haz yang dimenangkan oleh Megawati
25 Oktober 1999
Presiden Abdurrahman Wahid dan Wakil Presiden Megawati Soekarno Putri membentuk Kabinet Persatuan Nasional

              Bab 8.  POSISI INDONESIA DI TENGAH PERUBAHAN POLITIK DAN EKONOMI INTERNASIONAL
Kelompok 3
Dekolonisasi
Proses penghapusan daerah jajahan atau suatu upaya mencapai kemerdekaanbangsa-bangsa Asia Afrika dari penjajahan Bangsa asing
Nasionalisme
Paham yang mengajarkan  untuk mencintai bangsa dan negara sendiri; kesadaran anggota suatu bangsa yang secara potensial  bersama-sama mencapai, mempertahankan dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran dan kekuatan bangsa itu
Pemicu dekolonisasi
Adanya gerakan nasionalisme yang berkembang di negara-negara Asia dan Afrika. Seperti gerakan turki muda, nasionalisme Filipina, Mesir, Libya, Afrika dan lain-lain
Faktor-faktor munculnya nasionalisme Asia
a.       Kenangan kejayaan masa lampau
b.      Penderitaan dan kesengsaraan akibat inperialisme
c.       Munculnya golongan cendekiawan
d.      Kemenangan Jepang atas Rusia (1905)
e.      Kemajuan di bidang politik,asfek kebudayaan, dan  asfek sosial- ekonomi
Gerakan Nasionalisme Jepang
Ketika Jepang diperintah oleh Kaisar (Tenno) Meiji, jepang memasuki zaman modernisasi yang membawa perubahan terhadap perkembangan Jepang di dunia Internasional. Untuk membuktikan kekuatan militer, Korea menjadi sasaran pertamanya dan melanjutkan ekspansinya sampai ke Manchuria  dan berhadapan dengan pasukan Rusia. Kemenangan Jepang atas Rusia berdampak kepada negara-negara Asia untuk bangkit menentang penjajah barat
Gerakan Nasionalisme Filipina
Dipelopori oleh Jose Rizal dengan tujuan untuk mengusir  penjajah Spanyol. Pada tanggal 30 September 1896 ia di jatuhi hukuman mati karena dituduh menggerakan pemberontakan Katipunan. Perjuangannya dilanjutkan oleh Emilio Equinaldo dan berhasil memproklamasikan kemerdekaan Filipina tanggal 12 Juni 1898.  Namun Filipina dikuasai kembali oleh Amerika Serikat  pada tanggal 17 Juli 1946.

Kelompok 4
Gerakan Nasionalisme India
Tokohnya adalah Mahatma Ghandi yang membentuk organisasi All India National congres. Dengan dasar perjuangannya antara lain:
1.       Ahimsa. Yaitu gerakan anti kekerasa dan peperangan
2.       Hartal. Yaitu Aksi tidak berbuat apa-apa (mogok kerja)
3.       Satya Graha. Yaitu gerakan tidak bekerja dengan pemerintah kolonial Inggris
4.       Swadesi. Gerakan memakai barang dalam negeri 
Gerakan Nasionalisme China
Tokohnya  Dr. Sun Yat Sen dengan mendirikan Partai Nasional China (Kuo Min Tang). Dasar perjuangannya adalah San Min Chu I, yang terdiri dari:
  1. Republik China adalah negara Nasionalis China
  2. Pemerintah China disusun berdasarkan demokrasi atau kedaulatan berada ditangan rakyat
  3. Pemerintah china mengutamkan kesejahteraan sosial bagi rakyatnya
Beliau berhasil memproklamasikan kemerdekaan china pada tanggal 10 oktober 1910. Peristiwa ini dikenal dengan nama “Wuchang Day” atau The double Ten day.
Gerakan nasionalisme Turki
Tokohnya adalah Mustafa Kemal Pasha (dikenal sebagai Attaturk atau Bapak Turki)). Ia menuntut adanya pembaruan dan modernisasi di segala sektor kehidupan masyarakatnya. Pada tanggal 29 Oktober 1923 berhasil memproklamasikan berdirinya Republik Turki menggantikan sistem pemerintahan kesultanan.
Gerakan nasionalisme Mesir
Diawali oleh munculnya pemberontakan Arabi Pasha(1881-1882)dengan tujuan untuk mendirikan Mesir Merdeka. Kemudian dilanjutkan oleh Mohammad naquib (13 juli 1952) dengan tujuan mengusir penjajah inggris.pada tahun 1952 Gammal Abdul Nasser berhasil menumbangkan pemerintah naquib 
Nasionalisme Afrika Selatan
Tokohnya adalah Nelson Mandela yang memperjuangkan penghapusan politik Afartheid (penghapusan politik dominasi kulit putih terhadap kulit hitam afrika selatan. Ia menjadi presiden pertama Afrika selatan
Politik luar negeri bebas aktif
Merupakan  dasar politik luar negeri Indonesia. Bebas berarti tidak memihak kepada salah satu kutub politik tertentu, sedangkan aktif berarti ikut terus berpartisipasi di dalam menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia.

BAB 9.                DUNIA PADA MASA PERANG DINGIN
Kelompok 5
Perang Dunia 1 (1914-1918)
a.       Penyebabnya: kemajuan industri, politik kolonialisme dan imperialisme, politik mencari kawan, perlombaan senjata, dan terbunuhnya putra mahkota Austria Ferdinand di Sarajevo oleh Gavrio  principe.
b.      Pihak yang terlibat: Pihak Sentral/blok Jerman ( Jerman Turki, Bulgaria, dan Austria-Hongaria) melawan pihak sekutu /blok Prancis (23 negara antara lain: Prancis, Rusia, Inggris, Italia, Amerika, Serbia, Belgia, Rumania, Yunani, Portugal, Jepang dll)
Akibat PD 1
a.       Timbul faham-faham politik komunisme (Rusia), Fasisme Mussolini (italia), Nazi Hitler (Jerman), Etatisme (Turki)
b.      Kehancuran ekonomi baik bagi negara yang menang maupun yang kalah
Perang Dunia 2 (1939-1945)
a.       Penyebabnya: kegagalan LBB, munculnya politik aliansi, kekacauan ekonomi, munculnya faham ultranasionalisme, dan jerman tidak mengakui lagi perjanjian Versailles
b.      Pihak  yang terlibat: pihak sentral (Jepang, Italia, dan Jerman) melawan pihak sekutu (Amerika serikat, Prancis, Inggris, dan Uni Soviet)
Perang Asia Pasifik
Pengeboman kota Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki ( 9 Agustus 1945)
Perang dingin (Cold War)
Perang dalam bentuk ketegangan sebagai perwujudan dari konflik-konflik kepentingan, perebutan supremasi,dan perbedaan ideologi antara blok barat yang di pimpin Amerika Serikat dengan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet. Perang ini dimulai sejak pembagian jerman menjadi Jerman barat dan Jerman Timur, munculnya sistem aliansi dan kegiatan Spionase
Faktor penyebab Perang dingin
a.       Perbedaan Faham antara paham demokrasi-Kapitalis (Amerika Serikat) dengan faham Komunis (Uni Soviet)
b.      Keinginan untuk berkuasa menjadi negara adikuasa
NATO
Pakta pertahanan Atlantik Utara yg dibentuk oleh Blok Barat pimpinan Amerika Serikat terdiri dari : Luxemburg, Kanada, Belanda, Inggris, Belgia, Irlandia, Prancis, Amerika, Denmark, Islandia, Portugis, dan Norwegia
Paktawarsawa
Pakta pertahanan Eropa timur yang dipimpin oleh Uni Soviet. Anggotanya adalah: Albania, Hongaria, Jerman Timur, Bulgaria, Uni Soviet, Polandia, Rumania, dan Cekoslovakia
Dampak perang dingin
a.       Dibidang politik. Amerika serikat berusaha menjadikan negara-negra yg sedang berkembang  menjadi negara Demokrasi agar HAM dapat dijamin sedangkan Uni Soviet dengan paham Komunisnya dimana negara –negara yang sehaluannya disebut negara satelit
b.      Dibidang ekonomi. Amerika memberikan bantuan ekonomi dengan Program “Marshall Plan
c.       Di bidang Militer.  Amerika dan sekutunya Eropa Barat membentuk pakta pertahanan NATO,sedangkan Uni Soviet dan sekutunya Eropa Timur membentuk Paktawarsawa.
Colombo Plan
Kerjasama negara-negara asia selatan dalam bidang pembangunan ekonomi dan sosial berupa bantuan teknis dan keuangan  yang berpusat di colombo, Sri Lanka
Demokrasi ekonomi
Sistem ekonomi yang di gagas bangsa Indonesia yang berdasarkan demokrasi dengan memperhatikan asas kekeluargaan yang tercantum dalam UUD 1945 pasal 33
Insiden Teluk Babi
Peristiwa penyerangan tentara Amerika ke Teluk Babi (kuba) dalam rangka memberikan bantuan rakyat Kuba untuk memberontak melawan rezin Fidel Castro, tetapi serangan ini gagal
spionase
Tindakan mata-mata yaitu pencarian dan pengumpulan informasi rahasia dari pihak lahan. Contohnya adalah CIA (dinas intelejen Amerika serikat) dan KGB ( dinas intelejen Uni Soviet)

Kelompok 6             PERKEMBANGAN MUTAKHIR SEJARAH DUNIA
Masalah Kamboja
Invasi Vietnam ke Kamboja pada tahun 1978 yang mendapatkan kecaman dari ASEAN dan negara-negara blok barat
Perang Teluk
Terjadi akibat  pendudukan Irak atas Kuwait tanggal 2 Agustus 1990 yang disebabkan perselisihan  ladang minyak Rumeila yang berada di perbatasan ke dua negara. Hal ini juga disebabkan oleh pelanggaran  yang di lakukan Kuwait  dan Uni Emirat Arab terhadap Kuota minyak dan menurunkan harga minyak dari ketetapan yang disepakati OPEC
Perdamaian di Timur Tengah
Masalah Palestina adalah masalah bangsa Arab dan Bangsa Yahudi. Bangsa Yahudi menganggap bahwa tanah air Palestina adalah milik mereka (the promise land). Pada tahun 1895 Yahudi membentu gerakan Zionisme yang bertujuan menghimpun semua orang Yahudi di semua negara menjadi satu bangsa, menjadikan Palestina sebagai tanah air, mendirikan negara Yahudi (Israel) di Palestina, dan melakukan eksodus besar-besaran ke Palestina
Politik Glasnot Perestroika
Dicetuskan oleh Mikhail Gorbachev (presiden Uni Soviet,Rusia) yang mengumandangkan  politik Demokrasi, pembaruan dan keterbukaan
Reunifikasi Jerman
Pada tanggal 3 Oktober 1990 Republik Federasi Jerman (jerman Barat) dan Republiki Demokrasi Jerman (jerman Timur) bersatu kembali melalui proses unifikasi. Tanggal 9 Nopember1989 tembok berlin runtuh dan menjadi simbol bersatunya Jerman
Politik Apatheid
Berawal dari penjajahan yang dilakukan bangsa Eropa yaitu Belanda disusul oleh Inggris. Apartheid adalah politik rasial ( pemisahan berdasarkan ras) dimana orang kulit putih yang minoritas menjadi penguasa atas kulit hitam yang mayoritas. Tokoh perjuangan anti apartheid adalah Nelson Mandela dan pada tahun 1994 ia menjadi presiden Afrika Selatan
Perpecahan negara Yugoslavia
Terjadi akibat konflik sudah pernah terjadi pada perang dunia II yaitu  ketika etnis Serbia pernah membantu Rusia melawan Jerman yang dibantu oleh etnis Kroasia. Juga akibat konflik perbedaan agama dan budaya. Perang saudara tidak dapat di hindarkan lagi. Kroasia dan Slovenia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 25 Juni 1991 dan Bosnia Herzegovina pada bulan Maret 1992. Akibatnya pasukan Yugoslavia yang dipimpin Serbia melakukan serangan kepada Bosnia

No comments:

Post a Comment